5Dalam upaya menumbuh kembangkan budaya baca dan kemampuan literasi secara umum, di Jawa Barat maka dikembangkan program West Java Leader’s Reading Challenge (WJLRC). Kegiatan ini merupakan salah satu program terobosan yang dikembangkan oleh guru-guru SD dan SMP di Jawa Barat peserta program  Teacher Training West Java Education Agency di Adelaide Australia tahun 2010 hingga 2013. WJLRC merupakan kegiatan rintisan hasil adopsi dan adaftasi dari Premiers Reading Chalenge yang sudah berkembang pesat di Australia.

Setiap tahun diakhir kegiatan di sediakan penghargaan untuk peserta berupa sertifikat. , Penghargaan tersebut disesuaikan dengan capaian jumlah buku yang dibaca dan review yang dibuat peserta. Sertifikat yang disediakan seperti pioneer certificate yang diberikan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah South Australia, dan Pengembangan Potensi Indonesia. Kemudian ada first year certificate berupa Sertifikat dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota, second year certificate berupa Sertifikat dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan third year certificate dari Gubernur Provinsi Jawa Barat.

Di Jawa Barat ada beberapa sekolah yang beruntung dapat mengikuti Workshop Perintis Komunitas Literasi. Dari puluhan ribuan sekolah ada 1.300 sekolah yang beruntung mengikuti kegiatan workshop ini dari seluruh kabupaten kota di Jawa Barat salah satunya sekolah kami yang beruntung. Kami tergabung dalam kegiatan workshop perintis komunitas literasi sekolah jenjang SMP Angkatan 12 yang dilaksanakan di Hotel Zamrud Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan dari Hari Senin hingga Rabu tanggal 8 – 10 Agustus 2016 yang dibuka secara langsung oleh Bapak H. Firman Adam (Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat). Ada beberapa hal yang menarik yang diungkap oleh Bapak H. Firman Adam diantaranya tingkat literasi (keterbacaan) masih rendahnya di Jawa Barat. Selain itu Kabid Dikdas Dinas Provinsi Jawa Barat juga mengungkapkan rata-rata nasional UKG (Uji Kompetisi Guru) sebesar 56,69 untuk itu kompetensi guru harus perlu ditingkatkan. Guru sebenarnya memiliki kualifikasi yang lebih baik, karena syarat menjadi presiden, gubernur, walikota dan bupati minimal SMA atau yang sederajat tetapi untuk menjadi guru minimal pendidikannya harus S1.